9:14 - 19 November 2018

Kapolsek Dasuk Pimpin pengamanan giat Dzikir Akbar dan Haul Masayihk pendiri Masjid dan Pesantren se Kawedanan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Tempat wisata Pantai Slopeng Kec. Dasuk Kab. Sumenep

Sabtu, 10 November 2018, 12:00 | BERITA, POLSEK JAJARAN, Polsek Dasuk | 0 Comment | Read 30 Times
by polsek dasuk

Sumenep – polres-sumenep.net Jumat (09/11/2018) dimulai sekira pukul 20.00 s/d 00.15 Wib bertempat di Wisata Pantai Slopeng Dusun Tarebung Getteng Desa Semaan Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep, Kapolsek Dasuk IPTU HUDI SUSILO, SH bersama anggota melakukan Pengamanan dan pengaturan giat Dzikir Akbar dan Haul Masayikh Pandiri Pesantren dan Masjid dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 1440 H/2018 M yang diadakan oleh Panitia Pelaksana Peringatan Hari Besar Islam Forum Silaturahmi Guru Ngaji Ambunten (FORTUNA) Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :

1. KH. AHMAD MUSHTOFA BISRI (GUS MUS) Pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Leteh Kabupaten Rembang Jawa Tengah sekaligus sebagai Rais Syuriah PBNU.
2. KH. ABDULLAH KAFABIHI MAHRUS Pengurus utama Ponpes Lirboyo dan menjadi Rektor Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
3. KH. ABDUL QODIR JAILANI Pengasuh Ponpes Mambang Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep.
4. SAYID FADIL Turki (Cucu dari SYEH ABDUL QODIR JAILANI).
5. KH. SUHIL IMAM Pengasuh Ponpes PANDEN Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.
6. ALHABIB ALWI AL-BAITI dari Tambaagung Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.
7. K. PANJI TAUFIQ Ketua PCNU Kabupaten Sumenep.
8. Forpimka Kecamatan Dasuk.
9. Para undangan kurang lebih 10.000 orang.

Adapun susunan acara dalam kegiatan tersebut antara lain :

1. Pembukaan (Basmalah).
2. Pembacaan suratul Fatihah oleh MUDARRISIN (FORTUNA) dipimpin oleh KH. MAKMUN.
3. Pembacaan Sholawat Nariyah dan doa oleh KH. ABDUL QODIR JAILANI Pengasuh Ponpes Mambang Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep.
4. Mau’idzah Hasanah, Pembacaan Tahlil dan Doa oleh Prof. Dr. SAYYID MOHAMMAD FADIL AL JAILANI yang intinya :
a. Khusus untuk Fortuna dan para hadirin yang hadir semoga diberkati oleh Allah SWT.
b. Berbela sungkawa bagi yang terkena musibah tsunami di Palu dan Donggala semoga dimasukkan ke sorganya Allah SWT.
c. Menurutnya Negara Indonesia adalah negara keduanya, insyaallah dalam kesempatan ini akan menyampaikan tentang Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
d. Sangat penting tentang pendidikan anak terutama memberikan pendidikan Alquran kepada anak karena dalam Alquran terdapat Nur Muhammad.
e. Syech Abdul Qodir Jailani yang menghidup hidupkan tentang Alquran dan kehidupan anak yatim sehingga wajib bagi kita untuk memperhatikan anak yatim maupun fakir miskin.
f. Syech Abdul Qodir Jailani sangat perhatian di dunia, alam kubur dan akhirat, kalau kita menyempurnakan anak dengan ilmu berarti kita menyempurnakan Nur Alquran dan Nur Muhammad.
g. Syech Abdul Qodir Jailani menyebutkan dalam hadistnya bahwa nabi Muhammad memberikan 3 kabar baik yang tidak dibawa oleh nabi-nabi lain yaitu tentang nurul ilmi Muhammad SAW, anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya dan sodakoh dari benda yang halal tertutama yang diperuntukkan pendidikan anak yatim sampai menjadi alim.
h. Nur Sayyidina Muhammad yang dilewatkan melalui anak yatim menjadikan ilmu itu menyinari di kubur, siratul mustaqim hingga hari kiamat.
i. Syech Abdul Qodir Jailani dan nabi Muhammad memuji ilmu dan orang yang mencari ilmu tapi tidak memuji parlemen maupun menteri.
j. Rasulullah tidak menyebut presiden maupun menteri sebagai warowatul ambiyak tapi warowatul ambiyak adalah para alim ulama.
k. Seperti Sayyidina Ali yang merupakan pintu kotanya ilmu setelah nabi muhammad SAW, bahkan oleh Rasulullah di sebut sebagai saudara seperti nabi Harun dan nabi Musa.
l. Sayyidina Ali menyebut kalimat menakjubkan yaitu barang siapa mengajari satu huruf maka menjadikan aku sebagai budaknya dan waktunya tidak mengikat kata-kata tersebut baik satu bulan maupun satu tahun namun akan menjadi budak gurunya sampai hari kiamat.
m. Kitaka Syech Abdul Qodir Jailani akan meninggal, datang semua anak-anaknya berkumpul dan bertanya apa yang akan diperbuat ketika Syech Abdul Qodir Jailani meninggal, kemudian menyampaikan untuk memperhatikan ilmu Aqidah kepada Allah SWT, ilmu Syariah, ilmu dhahir dan ilmu bathin (tafsir Alquran dan hadist)
n. Menghimbau agar membaca shalawat 313 kali setiap hari secara istiqomah dan diamalkan sampai akhir ajal, insyaallah kita lolos dari timbangan dan cepat melewati sirotul mustaqim serta masuk sorga bersama Rasulullah.
o. Memimpin pembacaan tahlil yang biasa dilakukan oleh Syech Abdul Qodir Jailani dan diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir.
4. Pembacaan fatehatul Quran dipimpin KH. Abdullah Kafa Bih dari Lirboyo Kediri, kemudian menyampaikan salah satu isi Hadist Rasulullah yang disampaikan kepada para sahabat yang artinya bahwa jika kita cinta kepada ulama maka kelak kita akan berkumpul dengan ulama.
5. Pembacaan Sholawat Ad-Diba’i oleh ALHABIB ALWI AL-BAITI dari Tambaagung Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep.
6. Pembacaan doa oleh KH. ABDULLAH KAFABIHI MAHRUS Pengurus utama Ponpes Lirboyo dan menjadi Rektor Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
7. Mau’idzah Hasanah Wad-Doa oleh KH. AHMAD MUSHTOFA BISRI (GUS MUS) Pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Leteh Kabupaten Rembang Jawa Tengah sekaligus sebagai Rais Syuriah PBNU yang intinya :
a. Peringatan Nabi Muhammad SAW ada yang menganggap bit’ah, namun saya menganjurkan setiap malam agar melaksanakan maulid, mungkin bisa saja mambaca Alquran juga dianggap bit’ah karena di zaman Nabi Muhammad Alquran tidak dibacakan.
b. Kita jangan malas berfikir, kenapa yang diperingati hari lahirnya nabi Muhammad SAW dan bukan diperingati hari wafatnya seperti halnya haul para ulama yang telah wafat.
c. Memperingati kelahiran nabi Muhammad SAW karena menandai zaman kegelapan menjadi zaman terang benderang dan zaman kebodohan menjadi zaman yang cemerlang, kalau kiyai tunggu dulu karena ada kiyai yang menjadi juru kampanye.
d. Perbaiki akhlak yang mulia karena niscaya kita akan dekat dengan Nabi Muhammad SAW.
e. Korelasi harus tercipta antara pemberi pengajian dan yang diberi pengajian, siapa yang akan disalahkan, pihak yang salah adalah pemberi pengajian yang akhlaknya tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan dan dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
f. Saya jauh-jauh dari Rembang dan melewati jembatan Suramadu, untung gratis.
g. Tampilan pakaian tidak menjadi pencerminan akhlak seseorang, Nabi Muhammad SAW bajunya sama dengan para sahabat maupun umat lainnya karena beliau juga menghargai budaya lokal.
h. Nabi Muhammad SAW tidak tahan jika melihat penderitaan umatnya maka dari itu nabi Muhammad SAW beramal makruf nahimunkar dan bukan menanamkan kebencian.

Adapun petugas pengamanan dalam kegiatan tersebut antara lain :

1. Polsek Dasuk : 10 orang
2. Polsek Ambunten : 9 orang
3. Polsek Pasongaongan : 5 orang
4. Polsek Manding : 10 orang
5. Polsek Batuputih : 9 orang.
6. Koramil 0827/12 Dasuk : 6 orang.
7. Koramil 0827/10 Ambunten : 6 orang.

Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman terkendali. (sdt hms dasuk)

Leave a reply

Pooling Pelayanan

Apakah pelayanan di Polres Sumenep sudah memuaskan

View Results

Loading ... Loading ...

Berita Jatim

Invalid or Broken rss link.

Recent Comments

Al Farisi: Super mantep......
bay hms: terima kasih bapak atas kepedulian dan laporannya....
hendrawansyah: sy pengen pengururusan skck ini cepat...
Fauzan: Salam hormat bapak ibu jajaran polres sumenep, moh...
Moh ja'far: Saya kecewa terhadap pelayanan samsat sumenep terh...
dita: Bapak, mohon informasi mengenai keberlanjutan band...
Arman: Cara perpanjang skck yang sudah kadaluarsa 1 bulan...
IRWAN ERIYANTO: SAYA MOHON LAPORAN SAYA UNTUK SEGERA DI TINDAK LAN...
imam: Selamat malam , jajaran bapak polisi sumenep yang ...
Kanit Reskrim Kangayan: Mantab Komandan...sekali kerja dikepulauan langsun...